Thursday, April 3, 2014

Renungan Buat Pelajar


Hey sobat blogger,apa kabar? udah lama gag buat post. Sekarang saya mau bahas sedikit tentang budaya dan pemikiran di Jepang.
Kebanyakan orang Indonesia akan merasa bangga waktu mereka menyelesaikan sebuah jenjang pendidikan. Nyatanya setiap tahun acara wisuda selalu dibuat dengan meriah. Para wisudawan dan wisudawati pun terlihat bangga seolah-olah mereka telah menyelesaikan sebuah misi yang besar.
Lain ladang lain belalang.

Di Jepang, kebanyakan mahasiswa waktu lulus malah takut dan khawatir. Apalagi buat para mahasiswa yang belum mendapatkan 内定(kesepakatan kerja) waktu lulus. 
Soalnya, setelah ini mereka harus mengabdikan diri ke masyarakat. 
Mereka harus terjun ke dunia kerja yang lebih ketat daripada dunia mahasiswa.
Mungkin bagi mereka wisuda adalah sebuah awal yang baru dalam kehidupan. Mereka telah bekerja keras untuk lulus universitas. Tapi setelah ini mereka harus bekerja lebih keras dalam mengabdikan diri ke masyarakat.

Bedanya, kali ini tidak ada batasan waktu 4 tahun. Dapat lulus dengan baik merupakan hal yang patut dibanggakan. Tapi lebih dari kebanggaan itu ada kewajiban yang harus mereka laksanakan.
Mungkin ini sebabnya aku tidak pernah melihat orang Jepang menyandangkan titel mereka sebelum atau sesudah nama mereka dalam kartu nama atau undangan.
Yang tertulis biasanya adalah kedudukan mereka dalam perusahaan, universitas atau sebuah badan.
Berbeda sekali dengan orang Indonesia yang senang sekali menyematkan titel akademis walaupun dalam undangan pernikahan.

Manakah yang lebih penting, titel akademis kita atau APA yang telah kita persembahkan untuk masyarakat....?
Jadi teringat katanya Bruce Wayne dalam Batman Begins:
It is not who I am underneath, but what I do that defines me.

cc: group belajar jepang

No comments:

Post a Comment